Selasa 11 Jun 2024 08:12 WIB

KPU Ungkap TPS untuk Pilkada Bandung Menyusut Jadi 3.576

Penyusutan terjadi karena pemilih di tiap TPS yang akan mencoblos Pilkada diperbanyak

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Arie Lukihardianti
Dua pasang maskot pemilihan gubernur Jawa Barat 2024 Sili dan Wangi ditampilkan saat Peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2024 bertajuk Gemilang (Gembira Memilih Langsung) di Gedung Sabuga, Kota Bandung, Senin (27/5/2024). Acara yang digelar KPU Jawa Barat ini sebagai rangkaian sosialisasi proses penentuan pemimpin Jawa Barat 2024 pada pemilihan kepala daerah serentak 27 November mendatang.
Foto: Edi Yusuf/Republika
Dua pasang maskot pemilihan gubernur Jawa Barat 2024 Sili dan Wangi ditampilkan saat Peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2024 bertajuk Gemilang (Gembira Memilih Langsung) di Gedung Sabuga, Kota Bandung, Senin (27/5/2024). Acara yang digelar KPU Jawa Barat ini sebagai rangkaian sosialisasi proses penentuan pemimpin Jawa Barat 2024 pada pemilihan kepala daerah serentak 27 November mendatang.

REJABAR.CO.ID,  BANDUNG----Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung mengungkapkan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pilkada Bandung pada November tahun 2024 menyusut menjadi 3.576. Total daftar pemilih tetap (DPT) untuk pilkada mencapai 1.896.389.

"Penyusutan TPS di Kota Bandung memang kita ada penurunan dari TPS sebelumnya saat pemilu kita 7.224 kalau pilkada di angka 3.576. Jumlah TPS memang ada pengurangan 48 persen," ujar Komisioner KPU Kota Bandung Dzaky Rijal saat dikonfirmasi, Selasa (11/6/2024).

Baca Juga

Ia mengatakan penyusutan terjadi karena pemilih di tiap TPS yang akan mencoblos pilkada lebih diperbanyak dibandingkan saat pemilu. Kondisi tersebut, Dzaky mengatakan membuat TPS berkurang hingga setengahnya. "Jumlah pemilih di dalam TPS rata-rata untuk Kota Bandung di 530. Ada beberapa TPS di Kota Bandung isinya dalam satu TPS ada yang sampai 600 full," katanya.

Menurut Dzaky, wilayah padat seperti di Antapani, Andir, dan Kiaracondong diupayakan mendekati 600 pemilih tiap TPS. Dzaky mengatakan jumlah DPT di Kota Bandung mencapai 1.896.389 mengalami kenaikan 20 ribu orang dari sebelumnya 1.872.000.

"Betul (TPS dipadatkan) efisiensi juga pilkada Bandung untuk maksimal TPS di angka 500 pemilih ada beberapa daerah Cibiru itu di bawah 400," kata dia.

Ia menambahkan jumlah pemilih pemula yang masuk untuk pilkada Bandung mencapai 27.426 orang. Sedangkan pada DPT pemilihan presiden dan pemilihan legislatif kemarin 21 persen pemilih merupakan generasi Z mencapai 408.000 orang.

Sedangkan milenial 32 persen atau 612.000 orang. Namun pemetaan pemilih muda di pilkada Bandung belum terlalu dipetakan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement