Senin 17 Feb 2025 07:42 WIB

Heran Larangan Study Tour Dikritik PHRI, Dedi Mulyadi Sebut Study Tour Itu Piknik

Adanya keberatan dari PHRI, menegaskan selama ini kegiatan study tour adalan piknik

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Arie Lukihardianti
Gubernur Jawa Barat (Jabar) terpilih Dedi Mulyadi diwawancara wartawan usai rapat pimpinan di Gedung Pakuan, Kota Bandung
Foto:

Sebelumnya, Gubernur Jabar terpilih Dedi Mulyadi melarang sekolah melaksanakan kegiatan study tour hingga melakukan jual beli buku lembar kerja siswa (LKS). Ia pun meminta Dinas Pendidikan Jabar tidak membebani guru untuk mengurus laporan administratif ke depan.

"Tidak ada lagi pikinik sekolah, saya gak mau. Piknik mah di rumah masing-masing, terus yang berikutnya suka ada tuduhan jual LKS segala macam yang itu dihindari gak usah," ujar Dedi seperti dikutip di media sosialnya saat bertemu dengan jajaran Pemprov Jabar.

Pelarangan study tour di Jawa Barat (Jabar) yang diwacanakan Gubernur Jabar Terpilih Dedi Mulyadi ini pun, mendapat respon dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bandung Barat (KBB). Pelarangan tersebut dipastikan akan berdampak terhadap bisnis pariwisata.

"Kalau kami dari pengusaha wisata pastinya akan terpukul kalau memang ada larangan. Kalau itu direalisasikan anak sekolah tak boleh berwisata atau karya wisata itu sektor wisata akan sangat terpukul," ujar Ketua PHRI KBB Eko Suprianto.

 
 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement