REJABAR.CO.ID, BANDUNG -- Pemudik kendaraan roda dua dan roda empat yang melintasi jalur Nagreg makin meningkat saat arus balik Lebaran 1446 Hijriah, Jumat (4/4/2025). Puncak arus balik di jalur selatan Nagreg diprediksi terjadi Sabtu (5/4/2025) dan Ahad (6/4/2025).
Kasatlantas Polresta Bandung Kompol Danu Raditya Atmadja mengatakan para pemudik yang melintasi jalur Nagreg terus meningkat saat arus balik Lebaran 1446 Hijriah berlangsung. Ia memprediksi puncak arus balik terjadi Sabtu dan Ahad.
"Volume kendaraan yang melintasi Nagreg saat arus balik sudah terlihat sejak Kamis malam terutama pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB," ungkap dia, Jumat (4/4/2025).
Danu menyebut kendaraan yang melintas jalur Nagreg dari arah Garut dan Tasikmalaya menuju Bandung terus meningkat sedangkan dari arah barat ke timur menurun.
"Dari Garut-Tasikmalaya ke Bandung sampai pukul 15.00 WIB sekitar 27.508 unit. Arah Bandung ke Garut - Tasikmalaya ada 14.536 unit," ungkap dia.
Untuk mengantisipasi kemacetan, ia mengatakan sejumlah rekayasa lalu lintas dilakukan diantaranya menerjunkan tim urai. Danu menyebut sempat beberapa kali tim urai melakukan normalisasi jalur.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Barat Kombes Pol Dodi Darjanto mengungkapkan puncak arus balik diprediksi terjadi Sabtu hingga Ahad besok. Ia menyebut peningkatan kendaraan saat arus mudik diprediksi banyak terjadi saat malam hari hingga dini hari.
"Puncak arus balik kemungkinan besok sore," kata dia.