Jumat 28 Feb 2025 19:22 WIB

Hilal 1 Ramadhan di Bandung tidak Terlihat, Ini Penyebabnya

Di 11 titik di Jabar dilaporkan tidak terlihat hilal

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Arie Lukihardianti
Pengamatan hilal 1 Ramadhan 1446 H yang digelar Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung (Unisba) bersama dengan Kanwil Kementrian Agama Provinsi Jabar Badan Hisab dan Rukyat Daerah (BHRD) Provinsi Jabar, di Observatorium Albiruni Fakultas Syariah Unisba, Kota Bandung, Jumat (28/2/2025). Kegiatan ini berstatus resmi terdaftar sebagai titik pengamatan hilal awal Ramadhan, selanjutnya dilaporkan kepada Kementrian Agama Republik Indonesia sebagai bahan Itsbat Awal Ramdhan 1446 H.
Foto: Edi Yusuf
Pengamatan hilal 1 Ramadhan 1446 H yang digelar Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung (Unisba) bersama dengan Kanwil Kementrian Agama Provinsi Jabar Badan Hisab dan Rukyat Daerah (BHRD) Provinsi Jabar, di Observatorium Albiruni Fakultas Syariah Unisba, Kota Bandung, Jumat (28/2/2025). Kegiatan ini berstatus resmi terdaftar sebagai titik pengamatan hilal awal Ramadhan, selanjutnya dilaporkan kepada Kementrian Agama Republik Indonesia sebagai bahan Itsbat Awal Ramdhan 1446 H.

REJABAR.CO.ID,  BANDUNG--Tim Badan Hisab Rukyat Daerah Jawa Barat (Jabar) mengungkapkan hasil pengamatan hilal di Observatorium Albiruni di Fakultas Syariah, Unisba Bandung mengungkapkan hilal 1 Ramadhan tidak terlihat akibat cuaca mendung, Jumat (28/2/2025). Termasuk pemantauan hilal di 10 titik di Jabar tidak terlihat akibat cuaca mendung.

Kepala Badan Hisab Rukyat Daerah Jabar, Prof Encup Supriatna mengatakan, hasil pengamatan Rukyatul hilal di Jawa Barat khususnya di Albiruni menunjukan hilal tidak terlihat. Ia menuturkan kondisi tersebut terjadi serupa di 10 titik pengamatan di Jabar.

Baca Juga

"Hasil observasi rukyatul hilal di Jabar khususnya di Albiruni, di tempat lain di 11 titik di Jabar dilaporkan tidak terlihat (hilal)," ujar Prof Encup kepada wartawan seusai melakukan pengamatan, Jumat (28/2/2025).

Encup mengatakan, hilal tidak terlihat disebabkan kondisi cuaca yang mendung alias gelap. Sehingga hilal 1 Ramadhan 1446 Hijriah sama sekali tidak terlihat.

Ia melanjutkan pengamatan hilal dilakukan di Pangandaran, Santolo Garut, Subang, Sukabumi, dan Banjar. Pihaknya akan melaporkan hasil pengamatan hilal di Jawa Barat kepada pemerintah pusat untuk selanjutnya ditindaklanjuti dengan sidang isbat.

Ia mengatakan akan menunggu hasil keputusan pemerintah pusat. Sebab masih menunggu hasil pengamatan hilal di tempat lainnya yang berada di seluruh Indonesia.

Kepala Kemenag Jabar Ajam Mustajam memastikan hilal di wilayah Jabar tidak terlihat karena faktor cuaca. Oleh karena itu, pihaknya selanjutnya akan menunggu sidang isbat pemerintah pusat. "Hilal di Jabar tidak ada. Adapun keputusan nunggu sidang isbat," kata dia.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement